Mencoba mempelajari Mapserver
ternyata tidak mudah. Meski sumber di internet melimpah, tidak serta merta membuat saya mudah memahaminya. Jikalau boleh beralasan, maka saya akan bilang ; pertama, banyak sumber, namun tidak ada yang mendalam atau mendetail. Kedua, keterbatasan bahasa dan pemahaman akan istilah dalam teknologi menjadi penghalang. Dan yang ketiga, saya tidak tau harus belajar dari mana.
Melihat masalah tersebut, saya mencoba mengatasinya. Yang pertama, mungkin saya akan mencoba merangkum beberapa tulisan dari beberapa sumber yang didapat. Kedua, pemahaman istilah akan saya catat dengan menggunakan glosarium atau kamus. Plugin tambahan saya dapatkan dari website ini. Dan yang ketiga, saya mulai dari pemahaman mengenai mapserver
itu sendiri.
Beberapa tulisan yang saya dapat hasil googling
mengenai mapserver
adalah sebagai berikut :
- Mapserver untuk Pemetaan Online
Cukup untuk saat ini, mungkin nanti saya tambah. Fuuhh.. sulit juga ternyata..
mas danu,,sepertinya belajar mapserver itu terlihat mudah!!
soalnya mempunyai template sendiri tinggal kita otak-atik saja..
apa seperti itu? maap ya klo salah..
Salut !!!
Setelah mengoprek Ka-Map, akhirnya saya beralih ke OpenLayers, walaupun lebih sulit, terlalu banyak yg harus di koding manual tp OpenLayers lebih tangguh Javascriptnya.
Pernah tau DetikMap WFS nya (centang ATM misalnya) kursor mouse di arahin ke salah satu logo, trus melayang sendiri bergerak ke pojok kiri atas (menuju longitude 0, latitude 0) … wedan tenan
Itu salah satu contoh ke-aneh-an kode javascript di Ka-Map… akhirnya ku pilih OpenLayers utk DetikMap selanjutnya…
Tile Ka-Map bisa digunakan di OpenLayers … jangan khawatir … belajar Ka-Map BANYAK GUNANYA :
1. Terpaksa Belajar MapServer
2. Terpaksa ngutik2 kode PHP dan Javascript
3. Kadang2 Terpaksa Belajar MapScript… hiyaaaa